
The Jakarta Post
oleh The Jakarta Post
4,9
- Keamanan
- 100% Safe
- Kategori
- Berita & Majalah
- Rating
- 4,9
- Harga
- Free
- Unduh
- 100.00K
Aplikasi ini aman, tepercaya, gratis untuk dipasang, dan menawarkan unduhan cepat tanpa risiko atau malware.
Tangkapan Layar








Analisis oleh Getfullapps
Saya biasanya membuka aplikasi berita ketika punya waktu singkat, bukan ketika sedang ingin membaca panjang di depan laptop. Dalam situasi seperti itu, The Jakarta Post terasa dibuat untuk pembaca yang ingin mengikuti Indonesia dan kawasan dari sudut pandang berbahasa Inggris. Aplikasi ini berada di kategori berita dan majalah, dikembangkan oleh The Jakarta Post, dan bisa dipasang gratis dengan batas usia 3+.
Yang saya sukai sejak awal adalah tujuan aplikasinya cukup jelas: membantu saya berpindah dari rasa ingin tahu ke bacaan yang lebih terarah tanpa harus mencari satu per satu melalui mesin pencari. Nilainya paling terasa bagi pembaca yang menggunakan bahasa Inggris untuk pekerjaan, studi, perjalanan, atau sekadar ingin membandingkan cara sebuah isu Indonesia disampaikan kepada pembaca internasional.
Bagaimana alur membaca berjalan dari kabar singkat sampai pemahaman
Saya biasanya memulai dari judul untuk menangkap isu yang sedang dibahas, lalu memilih satu artikel yang paling dekat dengan kebutuhan saya. Bagian ini menelusuri cara mengubah kabar singkat menjadi bacaan yang memberi konteks, termasuk kapan saya perlu berhenti sejenak dan memeriksa istilah atau latar belakangnya. Dengan alur itu, membaca terasa lebih terarah daripada sekadar menggulir daftar berita.
Memulai dari kebutuhan yang sederhana
Bayangkan saya sedang menunggu kendaraan dan melihat beberapa judul berita yang ramai dibicarakan. Saya tidak selalu membutuhkan kumpulan berita dari seluruh dunia. Saya lebih sering ingin tahu apa yang sedang terjadi di Indonesia, lalu membaca penjelasan yang cukup untuk memahami konteksnya. Di sinilah aplikasi ini memiliki posisi yang berbeda dari agregator berita umum.
Saya bisa menjadikannya titik awal untuk membaca isu nasional, perkembangan bisnis, politik, masyarakat, atau topik lain yang berkaitan dengan Indonesia. Karena materinya berbahasa Inggris, aplikasi ini juga berguna bagi pembaca asing yang ingin mengikuti Indonesia tanpa bergantung pada terjemahan otomatis dari situs lokal.
Namun, saya tidak akan menyebutnya sebagai pengganti semua sumber berita. Jika kebutuhan saya hanya melihat berita terbaru dalam bahasa Indonesia dengan sangat cepat, aplikasi berita lokal mungkin terasa lebih langsung. The Jakarta Post lebih cocok ketika saya ingin membaca dalam bahasa Inggris dan bersedia memberi perhatian pada isi, bukan sekadar memindai judul.
Membuka aplikasi dan memilih bacaan
Alur yang paling masuk akal bagi saya adalah membuka aplikasi, melihat pilihan berita, lalu memilih artikel berdasarkan relevansi. Pada tahap ini, judul menjadi pintu masuk utama. Saya menyarankan pembaca tidak berhenti pada satu judul yang paling mencolok. Untuk isu yang rumit, biasanya lebih berguna membaca artikel yang menjelaskan latar belakang daripada hanya mengejar kabar terbaru.
Artikel Berikutnya untuk Dijelajahi

Hill Climb Racing: Menjaga Keseimbangan di Ambang Terbalik

X (Sebelumnya Twitter): Kabar Terbentuk Langsung di Linimasa

Amazon Shopping Paling Berguna Saat Anda Tahu yang Dicari

Di 8 Ball Pool, Komunitas Terbentuk dari Tantangan dan Persaingan

Uber Mengatur Cara Kota Bergerak

Facebook Makin Menyatu dengan Ponsel, tetapi Tetap Menuntut Perhatian
Kebiasaan kecil ini membuat pengalaman membaca lebih baik: pertama pilih topik yang benar-benar dibutuhkan, kemudian simpan waktu untuk artikel yang membutuhkan konsentrasi. Aplikasi berita sering terasa melelahkan ketika semua judul diperlakukan sama. Dengan The Jakarta Post, saya lebih nyaman menggunakannya sebagai meja kerja berita pribadi, bukan sebagai aliran informasi yang harus dituntaskan seluruhnya.
Jika saya sedang menyiapkan rapat atau tulisan, saya membaca artikel dengan tujuan tertentu: mencari fakta dasar, memahami pihak yang terlibat, atau mengikuti perkembangan isu. Setelah itu, saya mencatat istilah dan nama penting secara terpisah. Langkah ini penting karena membaca berita berbahasa Inggris bukan hanya soal memahami kalimat, tetapi juga memastikan saya tidak kehilangan makna ketika topiknya menyangkut kebijakan atau peristiwa lokal.
Meneruskan informasi kepada orang lain
Nilai aplikasi ini tidak berhenti ketika saya selesai membaca. Sering kali berita perlu diteruskan kepada rekan kerja, teman kuliah, atau anggota keluarga. Dalam alur seperti itu, saya tidak akan langsung mengirim judul tanpa konteks. Saya akan menjelaskan mengapa artikel tersebut relevan dan bagian mana yang perlu dibaca.
Handoff semacam ini menjadi lebih mudah ketika penerima juga nyaman dengan bahasa Inggris. Untuk tim yang bekerja dengan klien atau kolega internasional, artikel dari The Jakarta Post dapat menjadi bahan pembuka percakapan tentang Indonesia. Sebaliknya, jika penerima lebih nyaman berbahasa Indonesia, saya perlu merangkum isi artikel sendiri. Aplikasi ini membantu menyediakan sumber bacaan, tetapi tidak otomatis menyelesaikan pekerjaan menerjemahkan konteks.
Saya juga melihat manfaatnya untuk pembaca yang sedang belajar bahasa Inggris melalui topik nyata. Berita memberi kosakata yang lebih relevan daripada latihan lepas, tetapi tingkat kesulitannya dapat berubah-ubah. Saya akan menyarankan membaca judul dan paragraf awal terlebih dahulu, lalu memakai kamus hanya untuk istilah yang benar-benar menghambat pemahaman. Menerjemahkan setiap kata justru membuat alur membaca terputus.
Dari bacaan menjadi keputusan
Hasil terbaik dari aplikasi berita bukan sekadar merasa sudah mengikuti kabar. Bagi saya, hasilnya adalah mampu mengambil langkah berikutnya dengan lebih masuk akal. Setelah membaca, saya mungkin memutuskan untuk mencari dokumen resmi, menunda kesimpulan, menyiapkan pertanyaan untuk rapat, atau memeriksa laporan lain sebelum membagikan informasi.
The Jakarta Post cukup berguna sebagai lapisan pertama dalam proses itu. Ia membantu saya memahami isu dan mengenali istilah yang perlu ditelusuri. Tetapi untuk keputusan yang berdampak besar, saya tetap akan membandingkan berita dengan sumber primer atau laporan lain. Ini bukan kelemahan khusus aplikasi, melainkan kebiasaan yang seharusnya dimiliki siapa pun yang menggunakan berita untuk mengambil keputusan.
Tip yang menurut saya tidak langsung terlihat adalah memisahkan tiga hal saat membaca: apa yang benar-benar dilaporkan, apa yang merupakan penjelasan, dan apa yang menjadi interpretasi saya sendiri. Dengan cara itu, saya tidak mudah meneruskan opini sebagai fakta. Aplikasi ini menjadi lebih berguna ketika dipakai untuk membangun pemahaman, bukan untuk memenangkan perdebatan.
Perbandingan dengan cara membaca berita biasa
Dibandingkan mencari berita melalui mesin pencari, aplikasi khusus memberi pengalaman yang lebih fokus pada penerbit tertentu. Mesin pencari memang lebih luas dan cocok ketika saya sudah memiliki pertanyaan yang sangat spesifik. Namun, hasilnya sering mencampur sumber dengan kualitas, gaya, dan sudut pandang yang berbeda. The Jakarta Post menawarkan jalur yang lebih konsisten bagi saya ketika topiknya adalah Indonesia dalam bahasa Inggris.
Dibandingkan agregator berita, pendekatan ini terasa lebih terkendali. Agregator unggul untuk melihat banyak perspektif secara cepat, tetapi saya harus memilah lebih banyak judul dan sumber. Aplikasi ini lebih tepat ketika saya ingin mengikuti satu publikasi dan memahami bagaimana berita disusun dalam konteks pembaca berbahasa Inggris.
Dibandingkan membaca situs melalui peramban, aplikasi terasa lebih praktis untuk kebiasaan harian di ponsel. Meski begitu, saya tidak menganggap aplikasinya otomatis lebih baik untuk semua orang. Pembaca yang lebih sering bekerja dengan banyak tab, menyalin kutipan panjang, atau membaca di layar besar mungkin tetap lebih nyaman menggunakan peramban.
Hal teknis yang perlu diketahui sebelum memasang
Aplikasi ini dirilis pada 17 September 2017 dan versi yang tercantum sekarang adalah 1.91.15. Dukungan minimumnya adalah Android 7.0, jadi pengguna perangkat Android lama perlu memeriksa versi sistem sebelum berharap dapat memasangnya. Bagi kebanyakan ponsel yang masih digunakan sehari-hari, persyaratan ini seharusnya tidak menjadi hambatan besar.
Di Google Play, aplikasi ini memiliki rata-rata 4,9 dari sekitar 929 penilaian dan telah mencapai lebih dari 100 ribu pemasangan. Angka tersebut memberi gambaran bahwa aplikasi ini sudah menemukan pembacanya, tetapi saya tetap tidak menjadikan rating sebagai alasan tunggal untuk memasang. Kecocokan bahasa dan gaya membaca jauh lebih penting.
Aplikasi dapat dipasang tanpa membayar, sementara pembelian di dalam aplikasi tercantum mulai dari Rp5.000 hingga Rp4.750.000 per item. Karena itu, saya menyarankan memeriksa layar pembayaran dengan teliti sebelum mengaktifkan sesuatu. Bagi saya, label gratis cukup untuk mencoba pengalaman dasarnya, tetapi pembaca sebaiknya memahami bahwa penggunaan gratis dan seluruh kemungkinan akses berbayar bukan hal yang sama.
Rating usia 3+ membuatnya tampak sesuai untuk audiens luas dari sisi klasifikasi umur. Namun, orang tua tetap perlu mempertimbangkan topik yang sedang dibaca anak. Berita dapat membahas peristiwa serius, konflik, atau isu sosial yang secara emosional tidak selalu cocok untuk semua anak, meskipun klasifikasi umurnya rendah.
Di mana alur penggunaan mulai terasa kurang mulus
Hambatan pertama adalah bahasa. Pembaca yang hanya ingin membaca cepat dalam bahasa Indonesia mungkin akan merasa prosesnya lebih lambat karena harus memproses istilah Inggris. Ini bukan aplikasi yang saya pilih ketika saya sedang terburu-buru memahami kabar lokal dalam bahasa sehari-hari.
Hambatan kedua adalah kebutuhan untuk tetap kritis. Satu aplikasi berita tidak dapat menggantikan semua sudut pandang. Jika saya membaca isu yang sensitif atau membutuhkan ketepatan tinggi, saya tidak akan berhenti pada satu artikel. Saya akan mencari sumber resmi, melihat laporan pembanding, dan memeriksa apakah kesimpulan saya memang didukung isi berita.
Hambatan ketiga berkaitan dengan model pembelian dalam aplikasi. Walaupun pemasangan gratis, rentang harga yang tercantum cukup lebar. Saya akan lebih nyaman bila pengguna baru membaca keterangan pembayaran secara perlahan dan tidak menekan tombol konfirmasi hanya karena ingin segera melanjutkan bacaan. Ini terutama penting ketika ponsel dipakai bersama anggota keluarga.
Ada pula persoalan kebiasaan. Aplikasi berita mudah berubah menjadi tempat untuk membuka banyak judul tanpa benar-benar memahami satu pun. Untuk menghindarinya, saya biasanya menetapkan tujuan sebelum membuka aplikasi: mencari perkembangan isu tertentu, membaca satu artikel secara utuh, atau menyiapkan bahan percakapan. Jika tidak ada tujuan, saya cenderung keluar setelah membaca judul saja.
Kecepatan yang terasa bergantung pada cara membaca
Saya tidak menilai aplikasi berita hanya dari seberapa cepat layar pertama muncul. Untuk penggunaan seperti ini, kecepatan yang lebih penting adalah seberapa cepat saya menemukan artikel yang relevan dan memahami alasan saya membacanya. Fokus pada satu penerbit membantu mengurangi waktu memilah sumber, tetapi membaca artikel berbahasa Inggris tetap menuntut perhatian lebih dari sekadar melihat ringkasan dalam bahasa yang paling nyaman.
Jika sedang terburu-buru, saya akan memakai judul untuk menentukan apakah sebuah isu perlu diikuti, lalu menyisihkan bacaan lengkap untuk waktu yang lebih tenang. Cara ini lebih masuk akal daripada membuka banyak artikel sekaligus dan akhirnya tidak menyelesaikan satu pun. Pembaca yang mengharapkan semua berita dapat dipahami sekilas mungkin akan merasa pengalaman ini lambat, meskipun hambatannya sebenarnya berasal dari kebutuhan membaca dengan cermat.
Saat penggunaan lebih intensif
Pada hari ketika ada isu yang terus berkembang, saya cenderung membuka berita beberapa kali untuk mengecek konteks terbaru. Di momen seperti itu, manfaat aplikasi khusus terasa pada kebiasaan kembali ke satu sumber yang sudah saya kenal. Trade-off-nya, saya tetap perlu sengaja mencari perspektif lain agar kebiasaan tersebut tidak berubah menjadi ketergantungan pada satu sudut pandang.
Untuk menghindari pembacaan yang berulang, saya akan mencatat pertanyaan yang belum terjawab setelah artikel pertama, bukan langsung membuka banyak judul serupa. Misalnya, saya bisa menandai pihak mana yang perlu saya pahami atau informasi apa yang perlu dicek dari sumber resmi. Ini membuat kunjungan berikutnya lebih terarah dan membantu membedakan perkembangan baru dari sekadar pengulangan topik.
Stabilitas, pemulihan, dan keterbatasan perangkat
Saya lebih memilih bersikap realistis soal performa: aplikasi berita tidak perlu terasa seperti alat berat, tetapi pengalaman yang baik tetap bergantung pada ponsel, jaringan, dan ukuran bacaan yang sedang dibuka. Saya tidak akan menyimpulkan bahwa aplikasi selalu cepat atau bebas gangguan pada setiap perangkat. Jika suatu kali artikel lambat dimuat, langkah praktisnya adalah memeriksa koneksi dan mencoba kembali, bukan menganggap isi atau akun pasti bermasalah.
Untuk perangkat Android dengan sistem lama, persyaratan minimum Android 7.0 menjadi pemeriksaan pertama sebelum memasang. Pada ponsel yang lebih terbatas, saya juga akan menghindari membuka banyak aplikasi sekaligus ketika sedang membaca, terutama jika perangkat terasa lamban. Kebiasaan sederhana ini tidak menjamin masalah hilang, tetapi membantu memisahkan kendala perangkat dari pengalaman membaca itu sendiri.
Jika saya harus kembali ke suatu isu setelah terganggu, saya akan mencari lagi melalui judul atau kata kunci yang saya ingat dan memastikan tanggal serta konteksnya sebelum meneruskan informasi. Untuk berita yang berubah cepat, mengandalkan ingatan tentang apa yang sempat terbuka bukan cara yang aman. Pemulihan terbaik bagi pembaca adalah kembali memeriksa isi terbaru dan mencocokkannya dengan sumber lain, bukan meneruskan potongan informasi yang sudah terlepas dari konteks.
Siapa yang paling cocok menggunakannya
Saya merekomendasikan aplikasi ini kepada mahasiswa, pekerja, peneliti pemula, pelancong, dan pembaca internasional yang membutuhkan sudut pandang berbahasa Inggris tentang Indonesia. Ia juga cocok untuk orang yang ingin membangun rutinitas membaca berita tanpa berpindah-pindah terlalu banyak sumber pada tahap awal.
Pengguna yang sudah lancar berbahasa Inggris akan mendapatkan manfaat paling cepat. Pembaca tingkat menengah tetap bisa menggunakannya, terutama jika memilih satu topik yang sudah dikenal. Dengan begitu, energi tidak habis untuk memahami konteks sekaligus kosakata baru.
Saya kurang merekomendasikannya kepada orang yang hanya mencari berita singkat dalam bahasa Indonesia, membutuhkan liputan dari banyak negara dalam satu tempat, atau ingin mengandalkan satu sumber untuk keputusan penting. Untuk kebutuhan tersebut, aplikasi berita lokal, agregator, atau kombinasi beberapa sumber akan lebih sesuai.
Penilaian saya setelah memasukkannya ke rutinitas
Dalam penggunaan sehari-hari, kekuatan utama The Jakarta Post terletak pada fokusnya. Ia memberi saya jalur yang jelas untuk mengikuti berita Indonesia dalam bahasa Inggris, lalu meneruskan pemahaman itu ke pekerjaan, studi, atau percakapan. Saya tidak perlu menjadikannya satu-satunya sumber agar tetap mendapatkan manfaat yang nyata.
Rekomendasi saya: pasang jika Anda ingin membaca berita Indonesia dalam bahasa Inggris dengan alur yang lebih terarah. Mulailah dengan satu topik yang memang Anda perlukan, baca sampai selesai, lalu bandingkan informasi penting sebelum mengambil keputusan. Jika kebutuhan Anda berbeda, terutama soal bahasa Indonesia, cakupan global, atau verifikasi mendalam, pilihan lain mungkin lebih efisien.
Secara keseluruhan, saya melihatnya sebagai aplikasi berita yang paling berguna ketika dipakai dengan niat jelas. Ia bukan sekadar tempat mengumpulkan judul, melainkan alat untuk memulai pemahaman dan percakapan. Dengan menyadari batas bahasa, kemungkinan pembelian dalam aplikasi, dan perlunya memeriksa sumber pembanding, pengalaman membaca menjadi jauh lebih terukur.
Kelebihan
- Berita Indonesia dan internasional disajikan dengan sudut pandang yang informatif.
- Tersedia artikel analisis dan opini untuk memahami isu secara lebih mendalam.
- Antarmuka aplikasi sederhana dan memudahkan pencarian berita tertentu.
- Konten berbahasa Inggris membantu meningkatkan kemampuan membaca pengguna.
- Pembaruan berita membuat pengguna tetap mengikuti perkembangan terkini.
Kekurangan
- Sebagian besar konten premium memerlukan langganan berbayar.
- Penggunaan bahasa Inggris dapat menyulitkan pembaca yang belum terbiasa.
- Notifikasi berita bisa terasa terlalu sering bagi sebagian pengguna.
- Beberapa artikel membutuhkan koneksi internet yang stabil untuk dibuka.
- Pilihan konten lokal tertentu mungkin kalah banyak dari portal berita Indonesia.
FAQ untuk The Jakarta Post
Apa itu aplikasi The Jakarta Post dan apa saja yang ditawarkan?
The Jakarta Post adalah aplikasi berita yang menyajikan informasi terkini dari Indonesia dan dunia, terutama dalam bahasa Inggris. Berdasarkan penggunaan aplikasi, pembaca dapat menemukan berita politik, bisnis, ekonomi, teknologi, gaya hidup, olahraga, serta opini. Tampilannya dirancang untuk membantu pengguna membaca artikel dengan cepat, mengikuti topik tertentu, dan memperoleh pembaruan berita dari sumber jurnalistik The Jakarta Post.
Apakah aplikasi The Jakarta Post gratis untuk digunakan?
Aplikasi The Jakarta Post dapat diunduh secara gratis, tetapi tidak semua konten selalu tersedia tanpa batas. Sebagian artikel atau fitur tertentu mungkin memerlukan langganan digital, tergantung kebijakan layanan yang sedang berlaku. Sebelum mengunduh atau berlangganan, sebaiknya periksa informasi harga, periode uji coba, metode pembayaran, serta ketentuan pembatalan yang tercantum di Google Play Store atau App Store.
Apakah The Jakarta Post cocok untuk pengguna yang tidak terlalu lancar berbahasa Inggris?
Karena The Jakarta Post berfokus pada berita berbahasa Inggris, aplikasi ini paling sesuai bagi pengguna yang nyaman membaca artikel dalam bahasa tersebut. Pengguna dengan kemampuan menengah tetap dapat memanfaatkannya untuk melatih pemahaman bahasa Inggris melalui berita aktual, meskipun beberapa artikel menggunakan istilah politik, ekonomi, atau bisnis yang cukup spesifik. Fitur terjemahan dari perangkat dapat membantu bila diperlukan.
Apakah aplikasi The Jakarta Post membutuhkan koneksi internet?
Ya, koneksi internet diperlukan untuk memuat berita terbaru, gambar, video, dan pembaruan konten lainnya. Pengalaman penggunaan biasanya lebih lancar melalui Wi-Fi atau jaringan seluler yang stabil. Ketersediaan fitur membaca offline dapat berbeda menurut versi aplikasi dan jenis akses pengguna, sehingga sebaiknya jangan mengandalkan aplikasi sepenuhnya tanpa internet jika Anda ingin mengikuti berita secara real-time.
Apakah aplikasi The Jakarta Post aman dan layak diunduh?
Aplikasi The Jakarta Post layak dipertimbangkan bagi pengguna yang membutuhkan sumber berita berbahasa Inggris mengenai Indonesia dan isu internasional. Sebelum memasang, unduh hanya melalui Google Play Store atau App Store resmi untuk mengurangi risiko aplikasi palsu. Periksa pula izin yang diminta, kebijakan privasi, kebutuhan pembaruan, serta ulasan pengguna. Seperti aplikasi berita lainnya, penggunaan data seluler dan notifikasi perlu disesuaikan dengan preferensi Anda.
The Jakarta Post
Situs ini menyediakan informasi independen tentang aplikasi pihak ketiga dan tidak berafiliasi dengan, atau dimiliki, dikembangkan, maupun didistribusikan oleh, pemilik atau pengembang aplikasi apa pun yang ditampilkan di sini. Nama aplikasi, logo, dan merek dagang adalah milik masing-masing pemiliknya. Detail developer disediakan sebagai referensi; silakan hubungi developer secara langsung melalui apps@jakpost.com, kunjungi https://www.thejakartapost.com, atau baca https://www.thejakartapost.com/privacy mereka.













